Kamis, 25 Oktober 2012

DASAR-DASAR DAN ANALISIS LOKASI KEGIATAN RETAIL

Ritel atau eceran (retailing) merupakan semua kegiatan yang terlibat dalam penjualan barang atau jasa secara langsung kepada konsumen akhir untuk penggunaan pribadi dan bukan penggunaan bisnis. Kegiatan eceran (retail) ini selalu memberikan kontribusi terhadap perekonomian di semua struktur perekonomian yang dianut. Kegiatan retail tersebut mencerminkan bagaimana siklus kehidupan pokok manusia berputar di suatu kawasan dan selalu berkaitan dengan konsumsi dan produksi. Strategi ritel ini fokus dalam mengidentifikasi aset-aset spesifik organisasi, meninjau lingkungan dimana organisasi berada dan pemanfaatan sumber daya yang tersedia agar mencapai tujuan. Pada suatu organisasi harus terdapat strategi yang meliputi :
1.        Corporate strategi
Yaitu penentuan target pasar dan melihat bagaimana kondisi lingkungan di sekitar target pasar tersebut.
2.        Business strategy
Merupakan cara bersaing dengan bisnis lain melewati bagaimana sifat barang dan jasa yang ditawarkan dengan kualitas dan harga yang terjangkau di target pasar.
3.        Functional strategy
Merupakan cara terbaik untuk memenuhi target dan cara untuk memperoleh keuntungan jangka panjang dari para pesaingnya. Aspek pemilihan lokasi dalam area perdagangan ritel : Kondisi eksisting dan keadaan wilayah pasar retail yang ada. Menentukan pasar yang cocok bagi retail/Seleksi pasar. Dalam skala internasional ini merupakan Corporate strategy. Menentukan keuntungan relatif yang ada pada lokasi tersebut karena terkait dengan logistik dan kesempatan bisnis. Memaksimalkan pelayanan terhadap pasar dengan membuka outlet yang dibutuhkan. Hal ini menyangkut bagaimana hubungan jarak dengan ekonomi skala (Regional/internasional untuk menghemat biaya transportasi), cara untuk mempertahankan dan mengembangkan bisnis untuk memenuhi target pasar. Menentukan tipe lokasi perdagangan yang memungkinkan untuk tumbuh dan tipe lokasi yang kurang diminati. Menentukan barang yang akan dipasarkan di setiap outlet baik itu multi produk dan dapat memenuhi segmentasi pasar.
Dalam menentukan posisi pasar saat ini atau pasar yang dikehendaki harus dipertimbangan dari berbagai segi. Seperti melihat bentuk pasarnya, Jika Berupa pasar monopolistik yang berarti pasar yang terdapat banyak produsen yang memiliki perbedaan dalam beberapa aspek, atau berupa bentuk pasar yang lain. Setelah itu penempatan outlet-outlet untuk membagi pasar pada skala ekonomi. Penempatan ditentukan dengan asumsi bentuk pasar monopolistik atau oligopolistik. Penentuan lokasi pasar dan cara distribusi pasarnya.
Beberapa solusi masalah lokasi retail Proses non-sistematis :
·           Tahap 1
Melakukan observasi lingkungan pasar dan mengidentifikasi pesaing terdekat. Proses sistematis. Mengasumsikan ukuran wilayah pasar dengan cara tradisioanal dan survey kepada konsumen potensial. Cara mengidentifikasi dan mengurutkan wilayah pasar yang diinginkan sesuai dengan ukurannya. Pemodelan wilayah pasar berdasarkan lokasi pesaing.
·           Tahap 2
Mengidentifikasikan keadaan wilayah pasar dan wilayah pasar pesaing. Memperkirakan jumlah konsumen dari setiap lokasi yang memiliki potensi. Mengidentifikasi karateristik pelanggan seperti keadaan sosial, ekonomi, sebaran, dsb.
Analisis wilayah target pasar :
·           Tahap 1
Melihat dan mengidentifikasikan atribut umum wilayah pasar. Atribut tersebut seperti pendapatan dan pengeluaran rumah tangga, pertumbuhan penduduk, dan peretumbuhan bisnis di wilayah tertentu.

·           Tahap 2
Teknik analogis. Mencoba membandingkan karateristik konsumen kegiatan/bisnis yang telah berhasil. Seperti memperkirakan gambaran kasar tentang karateristik yang seharusnya dipertimbangkan. Melakukan analisis diskriminan antara yang berhasil dan tidak berhasil. Melakukan regresi berganda untuk mengukur tingkat keuntungan dari berbagai faktor.
·           Tahap 3
Meninjau keadaan ukuran pasar yang memiliki potensi.

Sumber :
http://www.scribd.com/doc. 2012. “Analisis Lokasi Eceran” dalam Google. Diunduh pada hari Rabu, 3 Oktober 2012.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar